fbpx

Makaroni Ngehe sebagai Solusi Jajanan Murah di Masa Pandemi Korona!

Siapa Jajaners  yang belum tahu makaroni satu ini? Hmm, kayaknya bisa jarang banget ya! Soalnya nama Makaroni Ngehe ini sudah tersebar di JakartaJawa Barat, Jawa Timur, bahkan hingga ke Sumatera Selatan, lho Jajaners!  Sebenernya cemilan ini paling enak disantap rame-rame sih. Tapi saking nikmatnya, kadang suka nggak rela ya bagi-bagi jajanan satu ini ke orang lain, bener nggak Jajaners?

Berdirinya Makaroni Ngehe berawal ketika Ali Muharam, seorang pemuda lulusan SMA, yang merantau ke ibukota pada tahun 2005. Ali tinggal di emperan toko dan sempat bekerja sebagai pencuci piring lantaran tidak memiliki uang untuk menyewa tempat tinggal. Meskipun begitu, Ali bertekad untuk memiliki bisnis sendiri sehingga Ia terpikir berjualan makaroni yang biasa dimasak oleh ibunya. Banyak pengorbanan yang harus ia lakukan demi mewujudkan cita-citanya. Pertama, Ali harus berangkat waktu subuh ke Pasar Cikurubuk, Tasikmalaya, untuk membeli bahan baku. Kedua, Ia juga meminjam 20 juta dari temannya sebagai modal membeli tempat, beli bahan baku, dan peralatan dapur serta packaging. Beruntung dalam tiga bulan pertama peluncuran, Ali berhasil mendapatkan respon positif dari masyarakat sekitar.

source : eljohnnews.com

Varian Menu Makaroni Ngehe

Makaroni Ngehe ternyata terinspirasi dari jajanan masa yang banyak dijual di sekolah dasar. Oleh karenanya, pada kedai ini terdapat jajanan khas yang sering dijumpai saat masih kecil, seperti:

  1. Makaroni Kering / Basah;
  2.  Bihun goreng;
  3. Otak-otak goreng;
  4. Mie kriuk (goreng kering);
  5. Mie lidi;
  6. Cimol goreng.
Selain itu, kedai ini juga menyediakan bumbu selain rasa asin dan pedas, seperti jagung bakar, rumput laut, sapi panggang, barbeque (BBQ), balado, rendang, dan keju yang masing masing bisa dicampurkan ke menu makanan di sini.
makaroni ngehe

source : shoppee.co.id/gowearit.id

Varian Ukuran Makaroni Ngehe

Kebanyakan pengunjung yang telah mencicipi varian dari Makaroni Ngehe pasti ketagihan dan ingin memesan kembali dalam waktu dekat. Mengetahui  hal itu, akhirnya tim juga menjual dalam bentuk plastik bungkus maupun toples atau wadah persegi panjang berukuran 300gr.

Sedangkan untuk ketahanan menu di Makaroni Ngehe bervariasi. Bagi makaroni basah hanya tahan setengah hari dikarenakan teksturnya yang sangat lembek. Sementara makaroni kering tahan hingga 2 minggu di dalam toples.

DI kedai ini pembeli bebas menentukan level kepedasan dalam menu yang mereka pilih. Level yang tersedia adalah 0-5, dengan 0 berarti hanya bumbu asin saja dan 5 berarti bumbu asin sedikit ditambah bumbu pedas. Menu selengkapnya dapat Jajaners lihat di sini.

makaroni ngehe

source : shoppee.id/de2w_wie

Outlet di Indonesia

Sejak enam bulan Makaroni Ngehe diluncurkan, Ali telah membuka kurang lebih 32 outlet di Indonesia dan merekrut 350 karyawan. Outlet tersebut di antara nya adalah:

12 Outlet di DKI Jakarta;

12 Outlet di Jawa Barat;

5 Outlet di Jawa Tengah;

2 Outlet di Jawa Timur;

1 Outlet di Sumatera Selatan

source : wirausaha.brilian.co.id

Nah itu dia jajanan untuk menemani kegiatan WFH kamu ala tim Jajanan Jakarta. Kalo mimin paling suka makan makaroni basah campur kering dengan rasa pedas nya level 5 alias paling pedas nih! Ada nggak Jajaners yang berani makan level 5 juga!? Comment dong di bawah ini pengalaman kalian makan Makaroni Ngehe

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on linkedin
LinkedIn